Image of Skripsi: Analisis Aksesibilitas Kawasan Dukuh Atas Terhadap Integrasi Antarmoda Bedasarkan Persepsi Pengguna Mass Rapid Transit (MRT) (Studi Kasus: Kawasan Dukuh Atas, Kebon Melati, Jakarta Pusat, SKI Jakarta)

Karya Ilmiah Mahasiswa

Skripsi: Analisis Aksesibilitas Kawasan Dukuh Atas Terhadap Integrasi Antarmoda Bedasarkan Persepsi Pengguna Mass Rapid Transit (MRT) (Studi Kasus: Kawasan Dukuh Atas, Kebon Melati, Jakarta Pusat, SKI Jakarta)



Ketertarikan masyarakat untuk mengantisipasi kemacetan dengan berpindah
menggunakan moda transportasi umum menjadi salah satu alasan penting adanya Integrasi
Antarmoda yang memiliki aksesibilitas yang baik dan nyaman pada suatu kawasan agar
masyarakat merasa mudah untuk mengakses moda lanjutan ataupun menuju lokasi tujuan.
Saat ini DKI Jakarata memiliki beberapa kawasan terintegrasi salah satunya Kawasan Dukuh
Atas yang memiliki integrasi antarmoda dimana penelitian ini hanya meninjau 4 moda
transportasi terintegrasi yaitu MRT menuju Transjakarta, KRL dan KA Bandara dengan
jarak dan akses yang saat ini berdasarkan observasi peneliti masih kurang baik bagi
penyandang disabilitas dan informasi atau petunjuk arah masih membingungkan bagi
pengguna baru. Penelitian ini bermaksud melakukan kajian pada Aksesibilitas Kawasan
Dukuh Atas Terhadap Integrasi Antarmoda yang dilihat berdasarkan persepsi pengguna
MRT yang melanjutkan perjalanannya dengan moda transportasi terintegrasi pada kawasan
tersebut. Penelitian memiliki tujuan yaitu mengidentifikasi persentase pengguna integrasi
antarmoda, menganalisis tingkat aksesibilitas berdasarkan persepsi pengguna, dan
mengembangkan rekomendasi persepsi pengguna untuk peningkatam aksesibilitas.
Penelitian dilakukan dengan penyebaran kuesioner penilaian skala likert kemudian dianalisis
secara statistik deskriptif. Berdasarkan karakteristik keseluruhan 104 responden pengguna
MRT Dukuh Atas yang melanjutkan perjalanan dengan Integrasi Antarmoda pada Kawasan
Dukuh Atas, pengguna melanjutkan dengan Bus Transjakarta pada Halte Dukuh Atas 1 & 2
sebanyak 21%, KRL pada Stasiun Sudirman sebanyak 68%, dan KA Bandara pada Stasiun
BNI City sebanyak 11% dengan tujuan perjalanan Bekerja 33% dan Rekreasi/liburan 45%.
Alasan dari penggunaanya yaitu biaya perjalanan murah dan jarak lokasi dekat. Hasil analisis
kuesioner dengan perhitungan skala likert penilaian aksesibilitas terhadap Integrasi
Antarmoda berdasarkan persepsi pengguna MRT menuju Halte Dukuh Atas dengan total
nilai indeks sebesar 75,8% atau dinyatakan baik, menuju Stasiun Sudirman dengan total nilai
indeks sebesar 82,70% atau dinyatakan sangat baik, menuju Stasiun KA Bandara BNI City
dengan total nilai indeks sebesar 83,60% atau dinyatakan sangat baik. Rekomendasi untuk
peningkatan aksesibilitas kawasan menuju integrasi antarmoda seperti, fasilitas penyandang
disabilitas, lift, tram dan eskalator, menambahkan petunjuk informasi dan konektivitas
jadwal.


Ketersediaan

TAFT240059S S1 TA 0724 KUR aPerpustakaan Fakultas Teknik (SKRIPSI SIPIL)T E R S E D I A
TAFTE240059S S1 TA 0724 KUR aPerpustakaan Fakultas Teknik (SKRIPSI SIPIL)B A C A
D I T E M P A T

Lampiran Berkas

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
S S1 TA 0724 KUR a
Penerbit Fakultas Teknik Universitas Pancasila: Jakarta.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN/NPM
4219210029
Klasifikasi
S S1 TA 0724 KUR a
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain



Pencarian Spesifik


Judul:
Pengarang:
Penerbit:
Koleksi:
Lokasi:

Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this